Tuesday, February 21, 2012

Asmat Minta Pemerintah Pusat Danai Bandara Ewer

Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua, berharap pemerintah pusat dapat segera mendanai proyek pengembangan Bandar Udara Ewer. Untuk pengembangan bandara itu dibutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar.

"Peningkatan bandara Ewer prioritas utama saat ini, sedangkan untuk jangka panjang 15 tahun hingga 20 tahun ke depan akan pindah untuk membangun bandara baru," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat Elias Kambu, di sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Khusus Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat di Merauke, Papua, Sabtu (18/2/2012).

Elias menuturkan, kebutuhan dana pengembangan Bandara Ewer diharapkan didanai APBN karena kemampuan keuangan Kabupaten Asmat sangat terbatas. "Dari APBD kabupaten tahun ini kami anggarkan Rp 8 miliar," ujarnya.

Bandara Ewer yang merupakan pintu masuk ke Asmat kondisinya dinilai sudah tidak memadai. Landasan pacu saat ini masih berupa tikar baja. Pengembangan bandara direncanakan membuat landasan pacu baru dari aspal. "Tiga tahun ini kami sudah kumpulkan material," kata Elias.

sumber

nindi 18 Feb, 2012

Mr. X 18 Feb, 2012


-
Source: http://andinewsonline.blogspot.com/2012/02/asmat-minta-pemerintah-pusat-danai.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Nazar: Diana Mengaku karena Tahu Uang Anas dari APBN

[imagetag]
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, mengapresiasi keberanian mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Diana Maringka, dan Ketua DPC Partai Demokrat Boalemo, Gorontalo, Ismiyati Saidi. Keduanya mengungkapkan fakta menerima uang ratusan juta rupiah dan ponsel BlackBerry (BB) dari kubu Anas Urbaningrum saat pemilihan ketua umum pada kongres di Bandung, Mei 2010 lalu.

Menurut Nazaruddin, adalah ketulusan hati dari keduanya yang mendorong untuk mengakui fakta tersebut. Keduanya pun tahu jika uang yang digelontorkan tersebut adalah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga ingin mengembalikan uang dan BB itu ke kubu Anas.

Sebab, sumber dana tersebut berasal dari keuntungan dan fee proyek-proyek pemerintah yang dikawal Permai Group, grup perusahaan yang kini terseret kasus korupsi proyek wisma atlet. "Kenapa teman-teman DPC sekarang mau mengembalikan uang itu, karena uang itu dianggap bukan uang pribadinya Mas Anas, tapi ternyata uang yang diambil dari uang APBN," kata Nazaruddin di sela-sela persidangannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (17/2/2012) malam.

Bagi Nazaruddin, ketua-ketua DPC tidak akan angkat suara jika uang yang diterimanya itu tidak terkait kasus korupsi.

Nazaruddin mengatakan bahwa pengakuan yang disampaikan Diana dan Ismiyati itu adalah benar adanya. "Teman-teman DPC Demokrat, mereka kan tahunya Demokrat harus bersih. Karena merasa begitu, mereka sekarang berbondong-bondong dengan ketulusan hati mau mengembalikan dengan cerita apa adanya. Mereka juga tidak ingin menambah-nambahkan cerita, karena nanti bisa jadi fitnah ketua umumnya, tapi mereka juga tidak mau mengurang-ngurangi. Mereka ingin sampaikan apa adanya," paparnya.

Sebagai Bendahara Panitia Pemenangan Anas saat kongres itu, Nazaruddin mengatakan ada 400 unit BB yang dibagi-bagikan dan uang tunai mulai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta ke 296 DPC pendukung Anas.

Pihak panitia penyelenggara (event organizer/EO) dari kubu Anas telah mengisi BB seharga Rp 2,9 juta per unit itu dengan SIM card beserta pulsanya senilai Rp 500.000. BB itu juga telah di-setting BlackBerry Messenger (BBM) Group dengan nama "Pemenangan Anas" guna memudahkan komando pemenangan Anas saat pemilihan berlangsung.

Ia menegaskan bahwa sesungguhnya pengarahan untuk memilih Anas sebagai ketua umum pada saat kongres itu adalah berasal dari grup BBM tersebut. "Walaupun di setiap provinsi, setiap zona itu, sudah ada koordinatornya. Seperti di Sulawesi itu koordinatornya Pak Umar Arsal. (Uang) itu untuk DPC yang sudah kami pegang sebanyak 296. Makanya, kalau yang 296 DPC itu, ada yang dikasih uang Rp 100 juta sampai Rp 120 juta pada hari kongresnya, sampai ada yang dikasih Rp 150 juta," jelasnya

sumber

nindi 18 Feb, 2012

Mr. X 18 Feb, 2012


-
Source: http://andinewsonline.blogspot.com/2012/02/nazar-diana-mengaku-karena-tahu-uang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

KPK: Pegawai KPK Itu Memang Bertugas Tukarkan Uang

[imagetag]

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi menegaskan, transaksi mencurigakan terkait pegawai KPK yang dilaporkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bukanlah transaksi rekening, melainkan transaksi penukaran uang melalui money changer. Transaksi money changer tersebut, kata Johan, tidak berindikasi tindak pidana karena si pegawai yang dilaporkan PPATK itu memang bertugas menukarkan uang-uang KPK.

Nilai uang KPK yang ditukarkan pegawai itu memang terbilang besar sehingga pihak money changer melaporkannya ke PPATK. "Dia bukan rekening, dia valas. Kalau orang nuker di atas 100 juta, money changer-nya laporkan ke PPATK," kata Jakarta, Senin (20/2/2012).

Dia menanggapi pemberitaan yang menyebutkan, PPTAK menganalisis adanya transaksi keuangan tidak wajar satu pegawai KPK. Laporan hasil analisis (LHA) itu, katanya, sudah diteruskan ke istitusi penegakkan hukum.

Menurut Johan, LHA PPATK itu sudah dilaporkan ke KPK pada Juni 2010. Kemudian, pengawasan internal KPK melakukan penelusuran. Hasilnya, pegawai yang dimaksud PPTAK itu diketahui sebagai staf di Biro Perencanaan dan Keuangan KPK yang memang bertugas menukarkan uang.

"Dan itu bukan uang dia, dan tidak masuk ke rekening dia," tambah Johan. Misalnya, lanjut Johan, untuk menukar rupiah ke pecahan mata uang dollar AS yang dibutuhkan untuk pegawai-pegawai KPK dinas luar negeri, atau menukarkan uang sitaan dalam bentuk dollar ke rupiah.

Sebelum dikembalikan ke negara, kata Johan, uang hasil tindak pidana korupsi yang disita KPK harus berbentuk rupiah. "Semua barang sitaan yang sudah berkekuatan hukum tetap kasusnya itu, disetor dalam bentuk rupiah ke negara. Tugas orang ini melakukan penukaran ke money changer," papar Johan.

"Intinya, ini masalah penukaran uang saja, karena jumlahnya terlalu tinggi maka dilaporkan ke PPATK," tegasnya.

20 Feb, 2012

co-ademin 20 Feb, 2012


-
Source: http://situs-berita-terkini.blogspot.com/2012/02/kpk-pegawai-kpk-itu-memang-bertugas.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

3 Mayat Dipastikan Keluarga Hilang

[imagetag]

VIVAnews – Tiga mayat yang ditemukan ditemukan di Desa Yehembang, Dusun Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembarana, Bali dipastikan satu keluarga yang hilang di Perumahan Kampial Residence, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali beberapa waktu lalu.

Kepastian ini disampaikan Kelian (Kepala Lingkungan Desa Adat) Suka Duka Banjar Peminge, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Made Sana. Kepastian itu disampaikan Sana setelah ia mengutus orang untuk mengecek ketiga mayat itu.

"Jadi ketiga mayat itu adalah warga kami yang hilang sejak beberapa hari lalu," kata Sana, Senin 20 Februari 2012.

Menurut Sana, keyakinan jika ketiga mayat itu adalah warganya setelah melihat langsung ciri-ciri fisik berikut pakaian yang dikenakan korban. "Dari semua ciri-ciri, baik fisi maupun pakaian, semua cocok bahwa itu adalah warga kami yang hilang sekeluarga," jelasnya.

Ia pun meminta kepada aparat kepolisian untuk mengungkap tuntas kasus ini. Meski sudah memastikan, namun Sana mengaku pihak keluarga belum mempersiapkan prosesi apapun untuk menyambut jenazah keluarga mereka.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hariadi mengatakan sah saja keluarga berpendapat jika ketiga mayat itu adalah keluarga mereka yang hilang sejak beberapa hari lalu. Kendati begitu, sambung dia, pihak kepolisian belum menyimpulkan jika ketiga mayat itu adalah keluarga korban hilang.

"Kalau keluarga berpendapat demikian, sah saja. Sementara kami, belum bisa memastikan hal itu. kami mengkuti prosedur yang ada. Kami belum bisa memastikan jika itu mereka (keluarga yang hilang)," kata Hariadi.

Di lapangan, sambung Hariadi, kondisi mayat sudah sedikit hancur. "Jadi kita belum bisa memastikan hal itu," ujarnya.

• VIVAnews

20 Feb, 2012

co-ademin 20 Feb, 2012


-
Source: http://situs-berita-terkini.blogspot.com/2012/02/3-mayat-dipastikan-keluarga-hilang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

KPK Akan Bekukan Saham Garuda Milik Nazar

[imagetag]

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan membekukan saham Garuda Indonesia yang dibeli Muhammad Nazaruddin. Pembekuan itu dilakukan agar kepemilikan saham Garuda milik Nazaruddin tidak beralih.  

"Ya kita berencana agar tidak beralih sahamnya. Pembekuan kita lakukan hingga status masalah ini jelas," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di kantornya, Senin 20 Februari 2012.           

Kendati demikian, KPK belum dapat memastikan kapan pembekuan itu akan dilakukan. Menurutnya untuk pembekuan, pimpinan KPK sendiri yang akan mengumumkan pembekuan saham Garuda milik Nazaruddin. "Sepertinya minggu depan pimpinan akan ngomong soal pembekuan itu," ujarnya.

Intinya tambah Johan ketika Nazaruddin telah ditetapkan sebagai tersangka, sejak saat itu KPK sudah melakukan upaya untuk mencari saham tersebut agar tidak berpidah tangan.

Pembelian saham Garuda oleh Nazarudin sebelumnya terungkap dalam persidangan terdakwa Nazaruddin dalam kasus suap wisma atlet. Saksi Yulianis menyebut PT Permai Grup, membeli saham perdana Garuda Indonesia senilai total Rp 300,8 miliar. Pembelian saham tersebut menggunakan keuntungan yang diperoleh Grup Permai proyek-proyek di pemerintah.

Menurut Yulianis, pada 2010, Permai Grup memperoleh keuntungan sekitar Rp 200 miliar dari proyek senilai Rp 600 miliar. Uang itu dibelikan saham Garuda oleh lima anak perusahaan Permai Grup.

KPK sudah menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka dalam pembelian saham Garuda ini. KPK menduga Nazaruddin melakukan pencucian uang hasil korupsi dengan membeli saham Garuda senilai Rp300,8 miliar. (adi)

• VIVAnews

20 Feb, 2012

co-ademin 20 Feb, 2012


-
Source: http://situs-berita-terkini.blogspot.com/2012/02/kpk-akan-bekukan-saham-garuda-milik.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Korsel Latihan Perang, Korut Meradang

[imagetag]

Militer Korsel latihan perang di Laut Kuning (REUTERS/Bae Jung-hyun/Yonhap)

VIVAnews - Militer Korea Selatan melakukan latihan perang menggunakan peluru tajam di dekat perbatasan dengan Korea Utara. Pemerintah Korut menganggap ini sebagai provokasi dan akan melakukan tindakan tegas.

Seperti diberitakan CNN, latihan perang Korsel dilakukan di sekitar Laut Kuning pada Senin, 20 Februari 2012. Dalam latihan, militer Korsel menembakkan mortir menggunakan howitzers dan melakukan latihan penyerangan dengan helikopter.

Selama 1 jam latihan berlangsung, sebanyak 1.000 orang penduduk di pulau terdekat, salah satunya pulau Yeonpyeong diungsikan ke tempat aman. Tahun lalu, pulau ini menjadi sasaran tembakan Korut yang menewaskan empat orang.

Menanggapi latihan perang Korsel, Korut bereaksi keras. Melalui kantor berita KCNA, pemerintah Korut mengatakan bahwa Korsel mencoba melakukan provokasi. Korut menegaskan, mereka akan membalas jika ada serangan yang memasuki wilayah mereka.

"Permainan mereka dengan senjata api sangat berbahaya, yang kan memicu perang terhadap Korut, padahal kami menentangnya," kata pemerintah Korut yang juga dikutip oleh buletin Komite Reunifikasi Damai Korea.

Komite ini mengatakan bahwa Korut tidak main-main. Negara komunis tersebut siap untuk perang total dan latihan Korsel akan merusak hubungan antara kedua Korea. Sebelumnya pada 2010, baku tembak kedua negara terjadi setelah Korsel melakukan latihan perang yang dibalas oleh tembakan Korut.

Namun, pengamat menyangsikan ancaman Korut itu akan benar-benar dilaksanakan. Profesor di Universitas Korea, Yoo Ho-yeol, mengatakan bahwa yang  terpenting bagi Korut saat ini adalah menciptakan stabilitas dalam negeri, di tengah masa transisi kepemimpinan dari mendiang Kim Jong-il kepada putranya Kim Jong-un. (sj)

• VIVAnews

20 Feb, 2012

co-ademin 20 Feb, 2012


-
Source: http://situs-berita-terkini.blogspot.com/2012/02/korsel-latihan-perang-korut-meradang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

HUBUNGAN ALBA FUAD DENGAN JOHN KEY


:
[imagetag]


Polisi mengaku belum mengetahui kapasitas AF berada di tempat penangkapan John Refra alias John Key. Polisi masih mendalami hubungan keduanya.


"Hubungan dengan AF masih didalami," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Sabtu 18 Februari 2012.


Saat penangkapan di Hotel C'One, Pulo Mas, Jakarta Timur, Jumat 17 Februari 2012 kemarin, AF ditemukan sedang mengonsumsi narkoba. Tak ada perlawanan dari wanita itu. "Ditangkap di dalam kamar sedang nyabu," kata Rikwanto.


[imagetag]


Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, AF positif menggunakan sabu. Saat ini, AF telah diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya untuk pengembangan kasus narkotika.


Dalam penangkapan, polisi menembak kaki John Key. Karena dianggap melawan.


Polisi menangkap dia dengan tuduhan terlibat pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia Tan Harry yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah sofa kamar Hotel Swiss-belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis 26 Januari 2012 malam.


Atas tuduhan itu, John Key telah membantahnya. "Saya tidak tahu menahu soal pembunuhan itu. Kenapa saya bunuh dia, dia itu sahabat saya," katanya.

x 19 Feb, 2012

co-ademin 19 Feb, 2012


-
Source: http://topiabuabu.blogspot.com/2012/02/hubungan-alba-fuad-dengan-john-key.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com